Cari
 Opini
 Diposting 18-10-2017 15:56

Speaker Of The House Indonesia

Foto Caption: Setya Novanto Bersama Trump

Dalam bahasa Inggris ketua perwakilan rakyat disebut sebagai Speaker Of The House. Kenapa? sebab mereka adalah representasi pola pikir dan suara masyarakat Indonesia keseluruhan.

Sayangnya jajaran staff kepemimpinan perwakilan rakyat Indonesia saat ini adalah Speaker of The Political Party, yang artinya hanyalah jajaran orang-orang yang lebih mengutamakan suara partai yang kebijakannya lebih menitik beratkan kepentingan politik dan kesejahteraan partai.

Beberapa kebijakan terakhir cerminan para wakil rakyat ini:

* Naiknya dana Parpol 10x Lipat (1000%) dengan dalih peningkatan kinerja wakil rakyat dan mengurangi ke cenderungan korupsi para wakil rakyat [GOL].

* Pembangunan dan renovasi gedung DPR/MPR yang baru, dengan dalih kenyamanan fasilitas DPR dalam bertugas, mengingat kondisi daerah Jakarta yang rawan macet [WACANA].

* Hak angket DPR terhadap KPK, dengan maksud pengawasan, dan monitoring kinerja KPK [WACANA].

Para wakil rakyat yang lebih suka disebut sebagai DEWAN perwakilan rakyat seolah lupa akan status dan fungsi jabatan. Jikalau mereka disebut CORONG (speaker) suara rakyat yang terdengar sangat rendahan dan tidak intelek, bukan? Dari awal pembentukan, lembaga ini telah diagungkan oleh kaum-kaum mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang terpilih yang harus diagungkan dan didewakan. Jadi jangan mimpi jika suara mereka akan seide dengan rakyat, kecuali dibubarkan dan dibentuk kembali dengan AD-RT dan fungsi baru yang lebih jelas pro-rakyat dan terkontrol dari penyimpangan.

Dewan pimpinan rakyat telah menjadi kasta baru, dimana mereka adalah dewa yang lebih layak untuk dimuliakan.

Paling parah, nama pimpinan DPR Setya Novanto bergaung indah dalam sidang korupsi e-KTP, entah mengapa tokoh politisi yang satu ini kerap terjerat intrik penyelewengan dalam kasus KKN skala besar.

Dan kebijakan-kebijakan DPR seolah memanfaatkan keburukan kinerja DPR untuk selalu meminta bayaran lebih. Seolah mengharapkan rakyat Indonesia untuk "menyogok" para wakil rakyat ini untuk tidak korupsi dan mau bekerja sesuai fungsinya.

Shame on you!

Oleh Walker

Teman Sebangsa Setanah Air

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah