Cari

Dititipi Babi Oleh Teman, Eh Malah Dimasak, Perempuan Prancis Berurusan Sama Polisi

Posted 11-04-2019 14:04  » Team Friendonesia
Foto Caption: Ilustrasi Anak Babi (Foto: Thinstock)

PRANCIS - Beberapa tahun lalu, seorang aktivis penyayang binatang asal Prancis menyelamatkan seekor anak babi berusia dua bulan dari rumah jagal. Si babi nyaris saja bernasib jadi steak babi atau bacon. Perempuan itu berkomitmen bersama rekan sesama aktivis memelihara si anak babi selama lebih dari dua tahun.

Tapi ketika ia pindah rumah, tidak tersedia tempat yang cukup untuk babi peliharaannya. Bukannya mengirim babi tadi ke penampungan hewan, aktivis ini pilih menitipkan babi tersebut ke seorang temannya. Dia sempat percaya, karena sobatnya itu menandatangani kontrak untuk memperlakukan babi tersebut secara layak, serta tidak membunuhnya jadi makanan.

Sayangnya, menurut The Local, perempuan yang dititipi babi tadi sejak awal tidak ikhlas menyetujui kontrak tersebut. Sebab, dia nekat memasak babi tersebut menjadi 110 kilogram isian roti pâté. Perempuan tersebut, yang tidak disebutkan namanya oleh aparat, akhirnya didakwa atas pelanggaran kepercayaan dan “penjagalan hewan ilegal tanpa izin." Dia dihukum percobaan tiga bulan serta denda setara Rp8 juta.

Si perempuan yang memasak babi titipan itu tidak menghadiri persidangannya dan tidak menerima tawaran bantuan pengacara. Tapi dia berusaha menjelaskan tindakannya kepada polisi. Menurut Le Telegramme, ia mengklaim badan babinya sudah terlalu besar, sehingga mampu lolos beberapa kali keluar rumah. Daripada membuat kandang lebih besar, ia menelepon mantan suaminya untuk membunuh babinya. (Cerita si mantan berbeda; ia mengklaim perempuan itu dari dulu sudah ingin memakan babi ini, dan tidak pernah memberitahunya tentang kontrak yang ditandatanganinya sama si aktivits.)

Ketika polisi tiba di rumah pelaku, mereka menemukan kandang kosong dan sisa dari 110 kilogram daging. Polisi harus menyampaikan kabar buruk kepada pemilik asli babinya.

Kasus di Prancis ini salah satu cerita penyelamatan babi berakhir paling tragis. Ada cerita tak kalah tragisnya, pada Februari 2017. Kala itu pemadam kebakaran Kota Pewsey di Inggris menyelamatkan dua sapi dan 18 anak babi dari kebakaran di sebuah peternakan. Enam bulan kemudian, manajer peternakan mengantar sosis dari daging babi yang diselamatkan ke stasiun pemadam kebakaran sebagai ucapan terima kasih.

"Saya memberi hewan-hewan itu kualitas hidup terbaik sebelum waktunya dijagal dan masuk ke rantai makanan," ujar Rachel Rivers kepada BBC. "Memang agak sedih pada akhirnya… tapi saya memberi sosis itu kepada para pemadam kebakaran sebagai ucapan terima kasih."

Stasiun pemadam kebakaran itu lalu memposting foto sosis yang sedang dibakar di halaman kantor ke medsos. Mereka menulis caption macam ini: "menikmati hasil kerja keras tempo hari."

Satu hari kemudian, postingan tersebut diganti dengan permintaan maaf karena caption tersebut "menyinggung banyak orang."

Hidup ini memang aneh ya. Ada orang mati-matian menyelamatkan binatang, eh manusia lain enteng saja menghabisinya.

Artikel ini pertama kali tayang di MUNCHIES

Dikutip dari VICE
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah