Cari
 Nasional
 Diposting 07-12-2018 15:37

Oknum TNI Tembak Mati 3 Warga, lalu Dor Kepala Sendiri

Foto Caption: Warga mengevakuasi korban

SUMSEL - Tiga warga tewas mengenaskan dengan luka tembak. Pelakunya, oknum TNI Serka Kurniawan Candra (32). Usai menembak, oknum TNI tersebut mencoba bunuh diri, Kamis (6/12).

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain saat dihubungi menjelaskan, peristiwa ini terjadi di rumah Deny Faisal Bin Muhtadir (44) di Jalan Aru, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis (6/12) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu Serka Kurniawan Candra datang ke rumah Faisal bersama dua rekannya, Zainal Imron (45) dan Luken (30).

Faisal kemudian keluar rumah dan menemui Serka Candra. Entah kenapa, tiba-tiba terjadi cekcok mulut. Candra langsung menembak Faisal serta rekannya Zainal dan Luken.

Usai melakukan penembakan, Serka Candra pergi meninggalkan lokasi menuju rumah rekannya, Apriansyah. Dia pergi menggunakan mobil Toyota Rush hitam BG 1361 ZB.

Sesampainya di lokasi, Candra bertemu istri Apriansyah. Dia kemudian melakukan percobaan bunuh diri dengan menembakkan senjata api ke kepala.

“Jadi saudara Faisal meninggal dunia, saudara Zainal juga meninggal dunia, saudara Luken meninggal dunia, sedangkan yang tadi yang menembaknya Serka Candra sedang kritis,” ujar Zulkarnain.

Zulkarnain menambahkan, kasus ini masih terus didalami. Polres Prabumulih beserta Subdenpom Prabumulih sedang melakukan penyelidikan bersama.

“Masih penyelidikan. Karena yang melakukan adalah oknum TNI sudah saya sampaikan ke kapolres koordinasikan dengan Subdenpom, penanganannya tentu Subdenpom karena informasi awal pelakunya itu adalah dia. Sedangkan peran polisi tentu saja memintakan visum kepada semua jenazah maupun oknum TNI kami juga mintakan visum karena bagaimana pun nanti pasti dibutuhkan. Penting untuk memastikan bahwa kematian seseorang karena misalnya tertembak dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sementara Kapendam Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan memastikan akan menyelidiki peristiwa tersebut hingga tuntas.

“Ya jadi, motifnya ini yang mungkin belum jelas karena masih dalam pendalaman dari pihak Denpom, Korem,” kata Djohan saat dimintai konfirmasi.

“Danrem (Kolonel Inf Iman Budiman) juga diperintahkan untuk menyelesaikan kasus itu di sana. Kebetulan Pangdam (Pangdam Sriwijaya, Mayjen Irwan) sama saya lagi di Lampung, tapi kita tidak lepas tanggung jawab,” imbuhnya.

Djohan membenarkan, Serka Candra melakukan percobaan bunuh diri usai menembak tiga warga.

“(Serka Candra) masih kritis. Ya dia, Serka Candra itu melakukan percobaan bunuh diri, (menembak kepala sendiri) dari kanan tembus ke kiri, pelipis kanan tembus ke pelipis kiri,” terang Djohan.

“Ya intinya masih pendalaman. Itu kan gabungan sekarang, dari Denpom, dari Korem, dari polres, gabungan sekarang untuk menyelidiki dan mendalami kasus ini,” sambungnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain menyebut penembakan yang dilakukan Serka Candra kepada tiga warga terkait utang piutang.

“Iya, utang piutang menurut Kapolres Prabumulih,” kata Zulkarnain.

Dikutip dari Newscorner.id
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah