Cari
 Nasional
 Diposting 04-12-2018 12:23

Pemerintah Buka Seleksi P3K Usai Pendaftaran CPNS 2018, Harapan Baru Bagi Tenaga Honorer

Foto Caption: Aksi guru honorer

JAKARTA - Pemerintah menunjukkan sikap serius untuk mengatasi persoalan tenaga honorer di Indonesia usai menggelar pendaftaran CPNS 2018 melalui sscn.bkn.go.id yang dimulai 26 September nanti.

Dalam konferensi pers pada Jumat (21/9/2018) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menyampaikan solusi atas persoalan tenaga honorer yang sebenarnya masuk salah satu prioritas CPNS 2018 untuk golongan K2.

Melansir dari situs menpan.go.id (21/9/2018) pemerintah segera merampungkan Peraturan Pemerintah tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau P3K untuk para tenaga honorer di luar CPNS 2018.

Hal ini untuk memberi kesempatan masyarakat berusia lebih dari 35 tahun yang ingin mengabdi untuk negara.

“Seleksi PPPK akan dilakukan setelah seleksi CPNS tahun 2018 selesai," ujar Menpan RB Syafruddin kepada wartawan di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (21/09).

PPPK dapat diikuti oleh pelamar yang berusia lebih dari 35 tahun.

“Bahkan bagi yang usianya setahun sebelum batas usia pensiun juga dapat mengikuti tes,” imbuh Syafruddin.

Dikatakan, pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dari pengadaan sampai pensiun ASN.

Hal itu juga berlaku bagi tenaga eks honorer Kategori II (K-II) serta Pegawai non-PNS yang bekerja di lingkungan instansi pemerintah.

Sesuai dengan UU tersebut, untuk dapat diangkat menjadi CPNS maupun PPPK harus melalui tes.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat kepada pemerintah daerah untuk tidak ada lagi merekrut guru honorer.

“Bisa kita pantau, jika ada yang melanggar, akan kami kenakan sanksi. Mohon kerja samanya,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan akan dibuat peta jabatan formasi untuk PPPK.

“Jadi tidak hanya guru saja, tetapi juga untuk jabatan-jabatan lainnya,” ujar Bima Haria Wibisana.

Sementara itu menurut jadwal pelaksanaan yang sudah diumumkan CPNS 2018 akan berakhir sekitar bulan Desember 2018.

Berdasarkan pernyataan Menpan RB Syafruddin yang dikutip dari kompas.com, timeline rekrutmen ini terbagi jadi 4 tahap dimulai dari September minggu ke-2 hingga Desember 2018 nanti.

Minggu ke-2 September Sampai Minggu ke-2 Oktober 2018

- Pengumuman

- Pendaftaran

- Verifikasi Administrasi

Minggu ke-3 Oktober 2018

-Pelaksanaan Seleksi (SKD dan SKB)

Minggu ke-4 November 2018

-Pengumuman Kelulusan

Desember 2018

- Pemberkasan

Bagi kalian yang ingin mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau P3K harap bersabar.

Kemungkinan seleksi bagi dibuka setelah proses pendaftaran CPNS 2018 ini selesai.

Dengan tetap diadakannya tes atau seleksi untuk formasi PPPK atau P3K maka ada baiknya kalian mempersiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

Kemungkinan persyaratan umum untuk P3K ini hampir sama dengan CPNS 2018.

"Karena sama melalui rekruitmen yang sama, standar yang sama, tentu sistem pembayarannya pasti sama."

Bahkan Syafruddin menegaskan kalau pembayaran gaji yang diterima untuk posisi P3K ini tidak boleh di bawah UMR.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah