Cari
 Nasional
 Diposting 04-12-2018 12:17

Bergelut Dengan Buaya Hingga Tiga Kali Muncul ke Permukaan, Heri Ditemukan Dengan Luka Gigitan

Foto Caption: Ilustrasi

NUNUKAN - Heri (20), warga Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan menghilang di Sungai Sebakis pada Minggu (01/12/2018)

Dia hilang di sungai setelah diserang buaya. Heri pun dikabarkan sempat begelut dengan buaya tersebut kemudian hilang dan warga pun melakukan pencarian.

Setelah dilakukan pencarian pada pagi sekitar pukul 09:30 Wita, oleh tim SAR gabungan dari Polsek Sebuku, Brimob dan warga, Heri akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas.

Kapolsek Sebuku Ajun Komisaris Polisi Syahrir Bajeng mengatakan, korban ditemukan setelah upaya pencarian selama lebih dari 24 jam.

"Kami temukan sekitar 400 meter dari TKP, dalam kondisi meninggal dunia,"ujarnya, Senin (03/12/2018).

Syahrir Bajeng menambahkan, meski sempat bergumul dengan buaya sepanjang 7 meter di Sungai Sebakis, korban ditemukan dalam keadaan utuh, hanya beberapa luka bekas gigitan buaya terdapat di beberapa bagian tubuh.

Foto Dok Polres Nunukan. Heri (20) warga Desa Pembeliangan Kabuaten Nunukan ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan menghilang saat menjala ikan. Korban sempat bergelut dengan buaya yang menyerangnya di Sungai Sebakis pada Minggu (01/12) pagi. (Kontributor Magetan, Sukoco)

“Kondisi tubuh masih lengkap, hanya di beberapa bagian terdapat bekas gigitan buaya termasuk luka memanjang karena sempat berada dalam rahang buaya,” imbuhnya.

Sebelumnya, seorang nelayan dari Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan dilaporkan hilang setelah disambar buaya sepanjang 7 meter.

Korban sempat memberikan perlawanan saat buaya berusaha menariknya ke dasar sungai.

Saksi mata kejadian, Asdar, mengaku korban sempat 3 kali timbul di atas permukaan air sebelum buaya muara menyeretnya kedalam air.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah