Biaya Terapi Cuci Otak Dokter Terawan yang Mendunia

Posted 21-11-2018 11:52  » Team Friendonesia

JAKARTA - Terapi cuci otak (brain washing), atau dalam medis disebut Digital Substraction Angiography (DSA) yang diampu dokter Terawan Agus Putranto, sudah mendunia. Pasien dari berbagai negara, baik dari kawasan Asia, Amerika, Eropa sampai Australia datang ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, untuk diterapi.

Kemarin, 12 November 2018 Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia menjalin kerja sama dengan RSPAD Gatot Soebroto bahwa akan ada 1.000 pasien Vietnam menjalani terapi cuci otak. Adakah perbedaan antara biaya pasien asing dan Indonesia?

"Untuk biaya antara pasien asing dan Indonesia, kami belum membuat perbedaan. Yang namanya orang sakit sama saja. Semua diperlakukan yang sama, tanpa pandang bulu. Sebenarnya, untuk DSA sendiri rata-rata hanya Rp 23 juta atau Rp 25 juta, ya sekitar itu pokoknya," kata Terawan usai penandatanganan kerja sama dengan Kedubes Vietnam di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, ditulis Selasa (13/11/2018).

Terawan menekankan, yang menjadi permasalahan terhadap biaya yang membengkak atau lebih mahal, yakni terkait permeriksaan lain dan penunjang medis lain, sehingga diperlukan pemeriksaan dokter dan hal-hal lainnya.

"Kaitannya dengan penyakit-penyakit lain yang diderita pasien. Itulah yang membuat biaya perawatan membengkak," lanjut pria yang juga Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu.

Dikutip dari Liputan6
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI