Dahnil Diperiksa Polisi, Sama Seperti Amien Rais, Akan Beberkan Banyak Hal

Posted 17-10-2018 13:06  » Team Friendonesia
Foto Caption: Mantan Pimpinan KPK Busyro Muqoddas, Fahri Hamzah, dan Dahnil Anzar (kanan). (Twitter.com)

JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak selesai menjalani pemeriksaan polisi sebagai saksi kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.

Djamalludin Koedoeboen selaku pengacara Dahnil menyampaikan kliennya membawa serta sebanyak 20 pengacara saat diperiksa. Namun demikian, hanya 7 orang saja yang masuk menemani Dahnil.

"Kuasa hukum beliau kurang lebih ada 20 orang. Tadi yang masuk (hanya) ada 7 orang. Masuk pemeriksaan jam 10.15 menit," ujar Djamalludin di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10).

Ia menyampaikan kliennya ditanyai penyidik sebanyak 43 pertanyaan.

Pemeriksaan yang dilakukan selama kurang lebih 8 jam itu, berlangsung baik.

"Tadi di dalam suasananya sangat ramah, sangat baik. Dari, 43 pertanyaan telah dijawab oleh Pak Dahnil secara baik lugas dan tegas," tuturnya.

Kuasa hukum Dahnil lainnya, Hendarsam Marantopo mengatakan bahwa kliennya tak mengenal Ratna secara dekat.

Namun demikian, kliennya tetap datang memenuhi panggilan polisi.

"Perlu kami tegaskan posisinya bawa sebagai saksi adalah orang yang mendengar, melihat dan mengetahui sendiri tentang kejadian sebenarnya. Di satu sisi Pak Dahnil ini belum pernah ketemu, bahkan tidak kenal secara pribadi dengan RS. Cuma apabila penyidik mempunyai kewenangan mempunya inisiatif untuk panggil Dahnil, ya kita harus hormati lah putusannya," ungkap Hendarsam.

Sementara itu, Dahnil menegaskan bahwa dirinya tak mengetahui alasan mengapa Ratna tega membohongi banyak orang yang tadinya mati-matian membelanya.

"Enggak tahu saya (alasan RS), yang jelas saya ditipu oleh Mbak Ratna. Alasan kenapa kami dulu membela Karena kami percaya dengan Bu Ratna, tim itu percaya dengan Bu Ratna. Dia anggota tim, kita percaya," tutur Dahnil.

Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Akan Beberkan Ksus yang luar biasa

Sama seperti pernyataan Amien Rais sebelumnya, yang akan membongkar kasus-kasis besar yang mengendap di KPK saat mau diperiksa Polda Metro Jaya, kini Dahnil Anzar Simanjuntak juga bakal membeberkan hal yang luar biasa setelah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya.

"Nanti setelah ini saya akan menyampaikan ada yang luar biasa penting, banyak hal," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak sebelum memasuki ruang pemeriksaan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Dalam pemeriksaan ini, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku menghadapinya dengan gembira.

Bagi Dahnil Anzar Simanjuntak, pemeriksaan ini merupakan hal biasa baginya.

"Kemarin juga dalam kasus Novel tiba-tiba enggak ada juntrungannya dari mana, tiba-tiba saya dipanggil. Hari ini saya juga dipanggil, tentu saya dengan senang gembira melayani pertanyaan dari para penyidik," tuturnya yang dikutip dari Warta Kota. 

Dahnil Anzar Simanjuntak dalam pemeriksaan ini didampingi oleh 6 kuasa hukum dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), yang sebelumnya disebut pengacara Djamaluddin akan ditemani sebanyak 20 pengacara. 

Dirinya mengaku siap menghadapi pemeriksaan ini.

Sebagaimana diketahui, polisi menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan.

Dirinya ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10/2018) malam.

Dia diciduk sebelum naik pesawat meninggalkan Indonesia menuju Cile.

Ratna Sarumpaet dijerat pasal 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan pasal 28 jo pasal 45 Undang-undang ITE. Atas kasus tersebut, Ratna Sarumpaet terancam hukuman 10 tahun penjara.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI