Tragis! Mobil Espass yang Ditumpangi Tiga Orang Terjepit Dua Truk Kemudian Terbakar

Posted 17-10-2018 13:02  » Team Friendonesia
Foto Caption: Kondisi mobil Daihatsu Espass yang hancur setelah dijepit dua truk dari depan dan belakang di Gempol, Pasuruan. (surabaya.tribunnews.com/galih lintartika)

SURABAYA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Malang - Surabaya, tepatnya di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (15/10/2018) sore.

Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan dan menewaskan tiga orang secara mengenaskan. Kejadian ini bermula saat Truk Box Nopol B 9172 D bermuatan air mineral melaju dari arah Pandaan menuju Surabaya. Diduga kuat, sopir Truk Box, Lili Sutarli (52) tidak bisa mengemudikan kendarannya dengan baik.

Setibanya di lokasi kejadian, truk tidak bisa diberhentikan. Truk menabrak mobil Espass Nopol N 1708 UT yang melaju di jalur yang sama.

Tabrakan pun sangat keras. Mobil Espass yang dikemudikan Kartopo warga Kepulungan, Gempol pun terdorong sampai 50 meter lebih.

Bahkan, puncaknya mobil Espass yang terdorong ini pun menabrak dump truk di depannya.

"Jadi mobilnya terjepit depan belakang. Mobil sampai ringsek seperti itu," kata Yuni, salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Yuni mengatakan, tak lama, truk yang di depan langsung meninggalkan lokasi kejadian. Sedangkan, mobil mengarah ke kanan setelah terjepit. Bagian depan truk yang menabrak mobil pun ringsek tak karuan.

"Tak lama, tidak tahu datangnya dari mana muncul percikan api dan membakar mobil itu. Pokoknya ngeri saya sampai sekarang masih ketakutan," tambah dia.

Kasatlantas Polres Pasuruan mengatakan, kejadian ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Mereka adalah Kartopodan dua penumpangnya, Suharti dan M Suud.

Kata dia, ketiganya kesulitan untuk keluar. Mereka sudah didorong dari belakang dan terjepit dengan dump truk depannya.

"Kondisi mereka lemah, dan tak lama mobil langsung terbakar. Jadi mereka terbakar di dalam mobil itu.

Memang sempat ada yang masih selamat, tapi begitu dibawa ke rumah sakit kondisinya memprihatinkan dan akhirnya meninggal di perjalanan," tambah dia.

Menurut Kasat, pihaknya masih mendalami penyebab kejadian ini. Ia akan memeriksa sopir truk box muat air mineral dalam kemasan itu.

Dugaan kuat, sopir kurang konsentrasi. Tapi, pihaknya akan memastikan lebih dulu, bisa jadi penyebabnya karena kendaraannya yang tak layak pakai.

"Bisa jadi remnya tidak berfungsi atau apa. Kami akan periksa dulu. Kami sudah amankan para saksi dan akan kami mintai keterangan," tutup dia.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI