Cari

Anggaran MTQ pun Ditilep, Sekda Asahan Diseret ke Pengadilan

Posted 06-11-2017 10:29  » Team Friendonesia
Foto Caption: Sekda Asahan, Sofyan (kiri) dan Kabag Sosial, Darwin Pane (kanan) menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi dana MTQ ke-35 Sumut tahun 2015, Kamis (2/11/2017).

Sekretaris Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Asahan, Sofyan pada Kamis (2/11/2017) hadir di gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Mengenakan kemeja batik dan peci hitam, Sofyan duduk di kursi terdakwa Ruang Cakra VII, Pengadilan Tipikor Medan untuk mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU, Chairul Rahman menyebutkan Sofyan dalam kedudukan sebagai Sekda Asahan yang juga merupakan Ketua Panitia MTQ ke-35 Sumut tahun 2015 turut melakukan perbuatan melawan hukum untuk melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan negara.

"Terdakwa didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 487 juta pada pelaksanaan MTQ ke-35 Sumut pada tahun 2015 di Kabupaten Asahan," kata Chairul.

Chairul menambahkan, Sofyan bersama Darwin Pane yang menjabat sebagai Kabag Sosial Pemkab Asahan sekaligus sekretaris panitia MTQ didakwa melakukan mark-up dan tidak sesuai dengan peruntukkan pada pelaksanaan MTQ tersebut.

"Untuk pelaksanaan MTQ ke-35 Sumut di Asahan dengan total anggaran mencapai Rp 9 miliar. Dengan perincian Rp 2 miliar bersumber dari APBD Sumut dan Rp 7 miliar berasal dari APBD Asahan," ungkapnya.

Atas perbuatan itu, kedua terdakwa dijerat Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tags
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah