Cari

Kasus OTT Suap Proyek Meikarta Seret Bupati Bekasi Neneng dan Bos Lippo Billy Sindoro

Posted 16-10-2018 12:22  » Team Friendonesia
Foto Caption: Bupati Bekasi Neneng dan Bos Lippo Billy Sindoro (detik.com)

JAKARTA - Operasi KPK pada Minggu, 14 Oktober 2018 menyeret 10 pejabat teras kabupaten Bekasi terkuat suap perizinan lahan proyek hunia apartemen Meikarta. Tak tanggung-tanggun kasus ini menyeret nama Bupati kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Neneg Hassannah Yasin. Kasus ini juga melibatkan Bos Lippo, Billy Sindoro yang bertindak sebagai penyuap. Billy Sindoro yang menjabat sebagai Direktur Operasional Lippo, saat ini sedang menjalani penyelidikan secara intensif di kantor KPK.

Ironisnya, Neneng bahkan bersumpah tidak tahu kasus itu hingga akhirnya menyandang status tersangka KPK.
"Saya demi Allah nggak tahu," ujar Neneng di Pemkab Bekasi, Cikarang, pada Senin (15/10/2018). Neneng kaget mendengar kabar OTT KPK.

KPK mengamankan barang bukti berupa duit senilai Rp 1,5 miliar. Sebanyak Rp 1 miliar dalam mata uang dolar Singapura, sedangkan Rp 500 juta berbentuk rupiah.

KPK saat itu hanya mengamankan 10 orang dari unsur pejabat, PNS Pemkab Bekasi, serta pihak swasta. OTT ini terkait proses perizinan properti. Kantor Dinas PUPR sudah disegel KPK. KPK juga mengamankan barang bukti auang Rp 1 miliar lebih dalam dolar Singapura (SGD) dan rupiah.

Neneng kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus suap perizinan proyek Meikarta. Neneng Cs diduga menerima uang suap Rp 7 miliar dari sejumlah dinas Kabupaten Bekasi pada April, Mei, dan Juni. Commitment fee yang dijanjikan sebesar Rp 13 miliar dari fase proyek tersebut.

"Diduga realisasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar melalui beberapa kepala dinas pada April, Mei, dan Juni 2018," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.

Dalam kasus ini, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di dua lokasi, yakni Kabupaten Bekasi dan Surabaya. OTT dilakukan secara paralel pada Minggu (14/10) siang hingga Senin (15/10) dini hari.

Pihak pemberi yang ditetapkan sebagai tersangka suap adalah Billy Sindoro (Direktur Operasional Lippo Group), Taryadi (konsultan Lippo Group), Fitra Djaja Purnama (konsultan Lippo Group), dan Henry Jasmen (pegawai Lippo Group).

Sedangkan pihak penerima yang ditetapkan sebagai penerima adalah Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Najor, Dewi Tisnawati (Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi), dan Neneng Rahmi (Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi).

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah