Cari

Saham Erick Thohir Diburu Investor, Harganya Melonjak 190%, Akhirnya BEI Hentikan Perdagangan

Posted 17-09-2018 12:54  » Team Friendonesia
Foto Caption: Presiden Joko Widodo bersama Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir. (Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan)

Pengusaha muda yang juga pemilik Mahaka Group, Erick Thohir sudah memutuskan menerima tawaran Jokowi sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Maruf, Jumat (7/9/2018).

Sejak penunjukannya sebagai Ketua TPN Jokowi Maruf, harga saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) melonjak tajam di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan laporan keuangan hingga 30 Juni 2018, mayoritas saham ABBA dikuasai oleh PT Beyond Media sebesar 44,54% atau sekitar 1,22 miliar saham. PT Beyond Media sendiri dimiliki oleh Erick Tohir.

Harga saham ABBA terus berada di level terbawah, Rp 50 per saham sejak akhir Juni 2018 lalu.

Senin (10/9/2018) harga saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) melejit 34% ke Rp 67 per saham.

Lonjakan saham ABBA terus terjadi hingga BEI memasukkan saham dalam pemantauan sejak Kamis (13/9/2018).

BEI menilai peningkatan harga dan aktivitas saham ABBA di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).

Terus melonjak pada perdagangan pekan lalu, saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) kena suspend.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham emiten media ini untuk perdagangan Senin (17/9/2018).

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham Mahaka Media, dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk menghentikan sementara perdagangan saham ABBA pada perdagangan tanggal 17 September 2018," ungkap Lidia M. Panjaitan, Kadiv Pengawasan Transaksi BEI dalam pengumuman akhir pekan lalu.

Penghentian sementara perdagangan saham ABBA dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham ABBA.

Sekadar informasi, sepekan lalu, harga saham ABBA terus melaju ke level Rp 145 per saham, tertinggi sejak Februari 2012. Dalam sepekan, saham ABBA melonjak 190%.

Kamis (13/9/2018), BEI memasukkan saham ABBA dalam kategori unusual market activity (UMA) setelah adanya lonjakan harga yang signifikan sejak Senin pekan lalu.

Pasca nama Erick muncul sebagai ketua tim kampanye pada pemilihan presiden (Pilpres) akhir pekan lalu, tiba-tiba saham ABBA bergerak naik dari bayang-bayang saham gocap.

Kendati demikian, ABBA tercatat masih merugi hingga semester I 2018 ini. Perusahaan masih merugi Rp 7,3 miliar. Angka kerugian ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,12 miliar.

Dari sisi penjualan pun ABBA mengalami penurunan sebesar 33,18% menjadi Rp 90,36 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 135,24 miliar. 

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah