Cari
 Mancanegara
 Diposting 29-08-2018 14:04

Mantan Capres Partai Nasional McCain Wafat, Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang Lagi

Setelah banyak dikecam, Presiden AS Donald Trump akhirnya memerintahkan Gedung Putih untuk kembali mengibarkan bendera setengah tiang, namun mengukuhkan bahwa ia tak akan menghadiri upacara pemakaman senator senior Partai Republik, John McCain.

Senin kemarin bendera di beberapa gedung pemerintah federal sudah kembali dikibarkan penuh, padahal biasanya tetap dikibarkan setengah tiang hingga pemakaman sebagai salah satu bentuk penghormatan terakhir tokoh sekaliber ini.

gedung putih kibarkan bendera setengah tiang

Trump sudah menciutkan pesan duka kepada keluarga McCain, tetapi belum menyampaikan ungkapan penghormatan terhadap pengabdian sang veteran.

Hubungan Donald Trump dan mendiang John McCain memang penuh dengan perselisihan paham.

Sebelum ini, Trump tampak terus menerus mengabaikan pertanyaan media tentang bendera setengah tiang.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Trump mengatakan: "Terlepas dari perbedaan pandangan kami soal kebijakan dan politik, saya menghormati pengabdian Senator John McCain terhadap negara kita, dan untuk menghormatinya, saya telah menandatangani ketetapan untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai hari pemakamannya. "

Dia juga mengukuhkan laporan bahwa dia tidak akan menghadiri pemakaman McCain yang akan berlangsung akhir pekan depan itu.

Dalam pernyataan itu disebutkan, sejumlah pejabat yang akan hadir mewakili pemerintah antara lain Menteri Pertahanan dan kepala staf Gedung Putih.

Berbagai desas-desus menyebutkan, McCain berpesan agar untuk pemakamannya, Presiden Trump tidak diundang.

Dua mantan Presiden George W Bush dan Barack Obama, akan menyampaikan kata-kata penghormatan bagi McCain dalam upacara pemakaman yang akan berlangsung pada hari Sabtu di National Cathedral.

Sementara Wakil Presiden Mike Pence akan menyampaikan penghormatan terhadap mendiang McCain dalam acara di gedung DPR pada hari Jumat.

Apa pesan terakhirMcCain?

Sebelumnya pada hari Senin, Rick Davis yang merupakan sahabat keluarga McCain membacakan sebuah pesan terakhir McCain yang ditulis sebelum kematiannya akibat kanker otak, Sabtu (25/8).

Sebagian pesan itu bisa ditafsirkan membidik kebijakan Presiden Trump.

Ini mendesak bangsa Amerika untuk tidak "bersembunyi di balik dinding" dan bahwa rakyat Amerika adalah bangsa yang penuh cita-cita mulia, bukan (penganut prinsip) 'darah dan tanah,' (semboyan yang diasosiasikan dengan kaum rasis dan ultra nasionalis seperti Nazi)

"Kita melemahkan kebesaran kita ketika kita mengacaukan patriotisme dengan sengketa kesukuan yang menebarkan kebencian dan dengki dan kekerasan di seluruh penjuru dunia," kata McCain.

"Kita melemahkannya ketika kita bersembunyi di balik dinding dan bukan meruntuhkannya."

McCain juga menyerukan kepada rakyat Amerika: "Jangan putus asa tentang kesulitan kita saat ini, tetapi percayalah selalu kepada janji dan kebesaran Amerika".

Dikutip dari detik.com
Tags
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah