Cari

Bukti Plang Nama Kantor Polisi Bersama Indonesia-China, Kapolres Ketapang Resmi Dicopot

Posted 16-07-2018 12:21  » Team Friendonesia
Foto Caption: Video klarifikasi Kapolres Ketapang, AKBP Sunario terkait viral kerjasama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Suzhou.

Kepala Polres Ketapang AKBP Sunario membantah kabar adanya Kantor Bersama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Plang nama yang memuat tulisan kantor bersama di dalam foto yang beredar dan viral itu, menurut Sunario, dibuat oleh pihak Kepolisian Tiongkok sebagai contoh. 

"Kita enggak tahu mereka bawa plakat seperti itu. Mereka pesan sendiri," kata Sunario seperti yang dikutip dari Kompas.com, Jumat (13/7/2018).

Sunario menegaskan, hingga saat ini, belum ada perjanjian atau MoU apa pun terkait kerjasama antar keduanya meski perwakilan Kepolisian Tiongkok sudah dua kali berkunjung untuk menjalin kerja sama keamanan, termasuk sang Kepala Kepolisian.

"Sudah dua kali mereka (Polisi Tiongkok) datang ke Ketapang. Kamis (12/7/2018) kemarin kunjungan dari mereka yakni Wali Kota yang merangkap Kepolisian Suzhou," ujar Sunario.

Dalam kunjungan ke perusahaan PT BSM, lanjut Sunario, kepala Kepolisian Suzhou yang juga wali kota Suzhou itu juga mengajak perwakilan Polres Ketapang.

kepolisian bersama china-indonesia ketapang

"Plakat yang viral di media sosial hanya sebuah tanda perkenalan pertemuan antara polisi RRT dengan Polres Ketapang dan tulisan kantor bersama adalah bahasa kantor itu menjadi tempat pertemuan bersama dan tidak benar akan ada kantor polisi RRT di Ketapang," katanya.

"Kedatangan mereka mau mengajak kerjasama polisi Tiongkok dan Indonesia, tapi kerja sama tidak bisa ke kita, tapi harus ke Mabes Polri," tambahnya.

"Jadi kami sarankan demikian dan mereka katanya mau buat surat ke Mabes Polri," tambahnya.

Namun ada yang aneh dalam pernyataan Sunario hingga membuat jabatannya sebagai Kapolres Ketapang harus berakhir dengan catatan yang buruk.

Kenapa ada plakat saat dilakukan foto bersama, seakan kantor bersama tersebut telah diresmikan oleh kedua belah pihak.

polisi cina dan indonesia polres ketapang

Bahkan dalam foto bersama kepolisian RRC dan Polres Ketapang mereka berpose dengan plakat yang menandakan hubungan kedua kepolisian telah dimulai.

Buktinya tidak dapat dibantah, seperti yang terlihat dalam foto terdapat confetti di sana berupa potongan kertas yang biasa digunakan untuk perayaan atau peresmian acara.

Padahal kerjasama tersebut tanpa melibatkan Mabes Polri.

Sebelumnya, foto-foto plakat tersebut beredar di dunia maya.

Foto tersebut memuat sebuah plakat Kantor Polisi Bersama dengan gambar bendera Indonesia dan Tiongkok di kawasan industri PT Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park, di Kabupaten Ketapang, Kalbar.

Dalam foto yang beredar di media sosial itu tergambar bahwa pada monumen itu tertulis Kantor Polisi Bersama, Kepolisian Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang, Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou, serta Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park.

Langsung Dicopot

Mabes Polri menyatakan Kapolres Ketapang AKBP Sunario dicopot dari jabatannya.

Hal ini menyusul viralnya informasi mengenai plakat kantor polisi bersama RI-China di Ketapang, Kalimantan Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) M Iqbal menyatakan, AKBP Sunario akan dibebastugaskan dari jabatannya saat ini.

polres ketapang dicopot

"Soal viral foto pelat tersebut, Kapolres Ketapang akan dibebastugaskan dari jabatannya yang sekarang," sebut Iqbal ketika dikonfirmasi, Jumat (13/7/2018).

Iqbal menyatakan, apa yang dilakukan Kapolres Ketapang tersebut tidak sesuai mekanisme yang ada di Polri.

Kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain merupakan kewenangan Mabes Polri.

"Hari ini juga kapolres dipindahkan sebagai pamen (perwira menengah) di Polda Kalbar," tutur Iqbal.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah