Reggy Nouvan, Komikus Berprestasi asal Medan

Posted 26-06-2018 12:38  » Team Friendonesia
Foto Caption: Reggy Nouvan

Reggy Nouvan, Komikus muda yang tinggal di Medan ini berhasil membawa harum daerah asalnya lewat dunia komik. Ia bersama dengan karakter komiknya, Kolorman, berhasil mendapatkan lisensi karakter dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF).

Lisensi itu ia dapatkan setelah berhasil menjuarai sebuah kompetisi menggambar komik dan stiker yang diadakan oleh Line Indonesia. Dari dua perlombaan yang diselenggarakan kompetisi itu, Reggy berhasil mendapatkan juara pertama pada perlombaan stiker dan juara keempat pada perlombaan komik.

“Pemenangnya diumumkan pas di akhir acara. Waktu saya diumumkan jadi pemenang, perasaannya yang pasti senang dan enggak nyangka,” ujar Reggy Nouvan (23/6/2018).

Pria yang juga seorang mahasiswa jurusan Teknik Industri USU ini mengikuti perlombaan diawali dengan ajakan dari temannya. Tanpa persiapan yang matang, ia datang ke Hotel Aryaduta Medan, tempat diselenggarakannya lomba tersebut. Bermodalkan dua alat tulis, ballpoint dan pensil, ia berhasil menyelesaikan komik dan karakter sticker dalam waktu satu jam.

“Saya baru kepikiran idenya setelah sampai di lokasi. 15 menit pertama habis karena mikir cerita untuk komiknya,” ucapnya

Sebagai hadiah atas kemenangannya, Reggy diundang ke Jakarta untuk menggelar acara puncak. Pada saat itu, Reggy bersama pemenang lainnya diapresiasi oleh BEKRAF melalui pemberian lisensi karakter.

Mendapatkan lisensi karakter merupakan hal yang cukup diidamkan oleh para komikus, termasuk Reggy. Karena banyak manfaat yang diterima jika sudah memiliki hak cipta. Yang pertama, itu bisa dijadikan senjata untuk mengklaim karya agar tidak dicuri oleh orang lain. Kedua, untuk memudahkan pengguna internet untuk menemukan karya milik komikustersebut. Serta, untuk mendongkrak royalti dari karakter yang diberi hak cipta tersebut.

“Dulu sebelum punya copyright, orang hanya menghargai tidak lebih dari satu juta, kalau pakai karakter komik ku untuk beriklan. Tapi setelah dapat hak cipta, harganya naik bisa hampir dua kali lipat,” katanya.

Menjadi satu keuntungan baginya, ketika orang lain mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dalam mengurus lisensi dari BEKRAF, sedangkan miliknya diurus secara langsung oleh pihak BEKRAF. Prosesnya mudah dan tidak mengeluarkan biaya sedikitpun.

Prestasi ini menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Medan, terlebih bagi mereka yang menggiati dunia seni. Profesi komikus memang masih belum terlalu banyak diberikan perhatian, karenanya, melalui pencapaiannya, Reggy berharap akan lebih banyak mata yang terbuka untuk melihat dan mengapresiasi karya-karya komik dari komikus Medan.

“Saya percaya, profesi Komikus memiliki prospek yang bagus di era digital ini. Karena perkiraannya sampai tahun 2023 akan banyak anak-anak muda berkarya, membuat bisnis start-up. Komik digital nantinya akan banyak dilirik untuk menjadi sarana promosi bisnis mereka,” serunya.

Oleh karena itu, ia terus mendorong anak-anak muda untuk terus berkarya. Hasil yang bagus maupun buruk jangan sempat menghalangi untuk terus berusaha.

Impian Go Internasional
Tahun 2014 menjadi awal bagi Reggy Nouvan menjadikan dirinya sebagai seorang komikus. Pada saat itu, ia mulai aktif berkecimpung dalam komik digital berjudul Kolorman yang diterbitkan melalui akun media sosial Instagram yang bernama @reggykolor.

“Setelah kelulusan SMA sempat bingung mau ngapain. Kaena dari kecil saya suka gambar dan membaca komik, jadi kepikiran, kenapa enggak buat komik aja,” ucap Reggy.

Hingga saat ini, Reggy sudah menciptakan ratusan strip komik Kolorman yang dimuat di akun Instagramnya. Penamaan Kolorman sendiri kata Reggy terinspirasi dari pelaku tindak kriminal pada tahun 2014 lalu.

“Dulu ada berita tentang maling satu swalayan. Dia kasat mata karena enggak pakai baju sehelaipun. Nah, aku ciptakan Kolorman terinspirasi dari kejadian itu,” ujar pria berumur 21 tahun ini sambil tertawa.

Komik milik Reggy diterbitkan dua kali dalam seminggu, yakni pada hari Sabtu dan Minggu. Ceritanya pun ringan, karena menggambarkan tentang kehidupan masyrakat sehari-hari dan juga pengalaman pribadinya. Karena itu Reggy berharap, melalui cerita komik yang ia hasilkan, bisa dijadikan solusi untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari.

Ia mengaku terus mengawasi perkembangan industri digital, maka dari itu dirinya memilih untuk berkarya lewat media sosial. Selain dapat mencapai khalayak yang lebih luas, menerbitkan karya di media sosial juga dapat menghemat waktu dan biaya. Dengan pencapaiannya Reggy kini telah memiliki lebih dari tiga belas ribu pengikut.

Dalam jangka waktu dekat ini, Reggy berencana untuk membuat satu cerita animasi dalam bentuk video. Serta tidak ketinggalan, cita-citanya untuk menjadi seorang komikus yang go internasional.

“Harapan, bisa sampai go international. Kan keren, kalau komik kita sampai dijadikan film atau bahkan game,” katanya.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI