Cari

Tangkap Buaya 4,5 Meter Teror Kampung, Saat Perut Dibelah Ditemukan Tulang-belulang Manusia

Posted 05-06-2018 12:11  » Team Friendonesia
Foto Caption: Penemuan tulang belulang di perut biaya

Satu lagi kejadian buat gempar netizen saat melakukan penangkapan terhadap hewan liar buaya yang selama ini menteror warga.

Dua hari setelah menangkap buaya sepanjang 4,5 meter pada Kamis (31/5/2018) malam, warga Desa Mepar, Kabupaten Lingga, memutuskan membelah perutnya.

Rasa penasaran warga tentang kandungan di dalam perut buaya terjawab pada Sabtu (2/6/2018), mereka mendapati tulang-tulang manusia.

Dengan ditemukannya tulang belulang manusia termasuk bagian rahang, warga semakin yakin bahwa binatang buas itu memang pernah memangsa manusia.

Masyarakat semakin yakin tulang belulang itu adalah milik almarhum Asman bin Muhammad (42) yang jatuh ke laut dan diduga tewas diterkam buaya.

Asman, adik ipar Tahir, menghilang saat melaut. Masyarakat desa yang mencarinya tak kunjung berhasil.

Selang beberapa hari, masyarakat menemukan seonggok daging usus manusia terapung di permukaan laut, beratnya mencapai 5 kilogram.

"Sejak saat itu, masyarakat semakin takut untuk melaut. Kami memutuskan untuk memburu buaya sampai dapat," terang Tahir.

Tak hanya seekor buaya yang berkeliaran di perairan desa Mepar.

Menurut Tahir, setelah masyarakat menangkap binatang seberat 4,5 kilogram itu, sekitar tiga buaya lainnya mendadak muncul ldi perairan sekitar desa pada malamnya.

"Buaya-buaya ini membuat kami tidak nyaman mencari ikan. Sekitar 140 kepala keluarga yang bermata pencaharian nelayan di sini. Semuanya takut melaut," jelas Tahir.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah