Cari

FPI: Masyarakat Sumut Tersinggung Dan Tolak Pencalonan Djarot

Posted 18-01-2018 14:10  » Team Friendonesia
Foto Caption: Sekjen DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin

Semua tahu FPI bukan penggemar Basuki T Purnama alias Ahok. Namun, ormas Islam itu ternyata juga tidak menyukai bekas wakil Ahok di Pemprov DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

Sekjen DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin mengatakan, sikap PPP Sumatera Utara menolak pencalonan Djarot sebagai gubernur sudah tepat. Menurut dia, Djarot memang tak pantas jadi kepala daerah.

“Iya memang wajib ditolak Djarot itu karena memang perusak persatuan yang memecah belah anak bangsa,” kata dia kepada JPNN, Rabu (17/1).

Djarot, kata dia, juga tak layak maju karena diduga melakukan korupsi selama menjabat di posisi penting. Selain itu, Djarot juga dianggap pendukung penista agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kan mereka kalah telak di Pilkada DKI Jakarta, padahal petahana,” imbuh dia.

Novel juga yakin masyarakat Sumut pasti tersinggung dengan munculnya Djarot sebagai salah satu bakal calon. Karena pencalonannya terkesan dipaksakan.

Seharusnya partai bisa melihat putra asli daerah, karena masih banyak yang berpotensi ketimbang Djarot.

“Kami melihat SDM (sumber daya manusia) putra daerah di Sumut itu luar biasa banyak yang sangat berpotensi dan lebih paham tentang sikon daerahnya,” tandas dia

Sumber JPNN

Dikutip dari Opini Rakyat
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah