Cari

Kasus OTT Bupati Batubara, Ayen Mengaku Hanya Sebagai Tempat Penitipan Uang

Posted 16-01-2018 15:51  » Team Friendonesia
Foto Caption: Bupati Batubara non aktif, OK Arya Zulkarnain (kiri) Sujendi Tarsono alias Ayen (tengah) dan kasir showroom Ada Jadi Mobil (kanan) dihadirkan jaksa dari KPK untuk memberikan kesaksian di Pengadilan Tipokor Medan, Senin (15/1/2018) untuk terdakwa Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

Pemilik showroom Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen yang juga tersangka kasus penyuapan berulang kali mengaku hanya dijadikan sebagai tempat penitipan uang yang diberikan sejumlah rekanan untuk kemudian diserahkan kepada Bupati Batubara non aktif, OK Arya Zulkarnain.

Hal itu terungkap setelah Ayen berulang kali dicecar pertanyaan oleh majelis hakim dalam persidangan lanjutan dengan terdakwa Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar di Ruang Utama Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Senin (15/1/2018).

Ayen mengaku mengenal Maringan dan OK Arya karena keduanya beberapa kali membeli mobil di showroom miliknya.

Sehingga demi menjaga hubungan bisnis, Ayen mau menjadi tempat penitipan uang.

Ayen pun membantah pernah menjadi inisiator pertemuan antara Maringan dengan OK Arya di showroom mobil miliknya yang terletak di Jalan Gatot Subroto Medan pada tahun 2016.

"Awalnya pak Situmorang itu sering beli mobil di showroom saya. Kalau OK Arya itu saya kenal, karena istri pertamanya teman saya sekolah. Belakangan sejak jadi bupati beberapa kali beli mobil sama saya. Jadi pas kebetulan mereka ketemu di showroom, disitu lah mereka ngobrol, jadi bukan saya yang pertemukan," ungkap Ayen.

Sekilas Ayen mendengarkan pembicaraan Maringan dan OK Arya perihal sejumlah proyek pembangunan jembatan di Kabupaten Batubara yang bermasalah.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah