Cari

Tak Lagi Menjadi Panglima TNI, Jenderal Gatot Kini Menjadi Pengusaha Telur Ayam

Posted 16-01-2018 14:15  » Team Friendonesia
Foto Caption: Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menggandeng istrinya saat menghadiri pelantikan Panglima TNI. (Tribunnews.com/ Wahyu Aji)

Sejak tak lagi menjadi Panglima TNI pada awal Desember 2017, aktivitas Jenderal Gatot Nurmantyo nyaris tak terekspose ke publik.

Jenderal Gatot kembali muncul ke publik saat menghadiri serah terima jabatan Pangkostrad di Mabes TNI AD, Senin (15/1/2018).

Gatot sampai saat ini masih terhitung sebagai prajurit TNI aktif. Ia baru akan mengakhiri masa dinasnya di TNI pada awal April mendatang.

Kepada para awak media Gatot mengaku punya kesibukan baru di antaranya sebagai peternak. 

"Saya mulai belajar beternak, sama berkebun. (ternak) ayam, ayam petelur," ujar Gatot.

Ia menganggap usaha peternakan ayam petelur, adalah usaha yang memiliki masa depan.

Pasalnya harga telur ayam selalu stabil, bahkan seringkali permintaan pasar terhadap telur ayam melonjak drastis.

"Pasarnya kan nggak habis-habis," ujarnya.

Ia mengaku mengelola peternakan di kawasan Purwakarta, Jawa Barat.

Gatot mengelola peternakan ayam tersebut bersama teman-temannya.

Namun ia tidak menjelaskan apakah teman-teman yang ia maksud adalah sesama Perwira Tinggi (Pati) TNI yang dalam waktu dekat akan pensiun.

Pascamelepaskan jabatan Panglima TNI ke Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gatot mengaku juga punya waktu luang lebih banyak untuk keluarganya. Dengan kesempatan tersebut, ia mengaku kini bisa lebih sering menemui cucunya.

"Itu lah yang membuat saya semakin muda, rasanya begitu," ujarnya.

Saat ditanya soal kemungkinan ia terjun ke politik praktis pascapensiun, Jenderal bintang empat tersebut enggan untuk berspekulasi.

Ia menegaskan bahwa saat ini ia masih berstatus prajurit TNI, dan harus menjauhi hal tersebut.

Presiden Joko Widodo mengganti panglima TNI lantaran Gatot memasuki masa pensiun pada Maret 2018. Adapun sejak November 2017 Gatot sudah memasuki masa persiapan pensiun.

Jokowi kemudian menunjuk Marsekal Hadi Tjahjanto yang sebelumnya merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) untuk menjadi Panglima TNI.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah