Cari

Ratusan Prajurit Marinir Yonif 8 Mengamuk, Serang Rumah Danyon dan Wadanyon

Posted 20-10-2017 12:08  » Team Friendonesia
Foto Caption: Prajurit TNI Marinir Batalyon Infanteri (Yonif) 8 sedang mendandu rekan mereka.

Seratusan anggota TNI AL Batalyon Infanteri (Yonif) 8 Marinir dikabarkan mengamuk, Kamis (19/10/2017) sore. Para prajurit menyerang rumah Komandan Batalyon (Danyon) dan Wakil Danyon.

Satuan ini bermarkas di Bumi Tangkahan Lagan, Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

Para prajurit juga merusak mobil dinas Danyon yang terparkir di dalam rumahnya.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kejadian itu diduga dilatarbelakangi karena seorang anggota Yonif 8 Marinir Praka Marinir Joko Suwito, meninggal saat melaksanakan latihan di lokasi TNGL, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Diduga, Praka Joko tewas akibat dehidrasi. Walau sempat dibantu oleh Tim Medis (Tonkes), nyawa Praka Joko tidak dapat diselamatkan. Akibat medannya cukup berat hingga sulit terjangkau. Ambulance pun tidak ada.

Kejadian tersebut pun beredar dengan cepat di kalangan prajurit yang ada di markas. Mereka pun mencoba meminta pertanggungjawaban pimpinan mereka.

Belum diketahui penyebabnya, tiba-tiba mereka langsung menyerang rumah dan mobil pimpinan mereka.

Melansir dari idnewscorner.com, ada 3 anggota yang mengalami dehidrasi, Kopda Marinir Darianto dari kesatuan Marinir 103, Praka Mar Didi Sugeng 111 dan Praka Joko Suwito dari kesatuan 111.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada yang dapat dikonfirmasi dari semua pihak TNI.

Foto-foto dari tempat kejadian:

Marinir mengamuk

marinir mengamuk

Marinir ngamuk di langkat

Marinir Serang Markas di Langkat

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah